KOTA YOGYAKARTA - Penerimaan tamu kunjungan kerja DPRD kabupaten dan kota dari berbagai daerah di Indonesia digelar di Kampung Wisata Suryatmajan, Kelurahan Suryatmajan, Kemantren Danurejan, Rabu (8/7). Pola baru penerimaan tamu yang sebelumnya selalu berlangsung di Gedung DPRD Kota Yogyakarta ini menjadi upaya mendorong promosi kampung wisata sekaligus menggerakkan perekonomian pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di tingkat kelurahan.
Kegiatan yang sebelumnya lazim dilaksanakan di kantor DPRD Kota Yogyakarta itu dihadiri Ketua Komisi A DPRD Kota Yogyakarta Susanto Dwi Antoro, anggota Komisi D Ririk Banowati Permanasari, jajaran Sekretariat DPRD Kota Yogyakarta, Pemerintah Kota Yogyakarta, pengelola Kampung Wisata Suryatmajan, pelaku UMKM setempat, serta rombongan DPRD kabupaten dan kota dari berbagai wilayah di Indonesia. Anggota Komisi C DPRD Kota Yogyakarta Agus Riyanto mengatakan, penerimaan tamu sengaja dipindahkan ke kawasan kampung wisata agar manfaat kegiatan tidak hanya dirasakan oleh lembaga legislatif, tetapi juga masyarakat.
"Hari ini kita menerima kunjungan DPRD kabupaten dan kota seluruh Indonesia. Biasanya diterima di kantor DPRD Kota Yogyakarta, tetapi kali ini bersama Sekretariat DPRD dan dinas terkait kita menghadirkan para tamu di kampung wisata. Ini bukan hanya memperkenalkan potensi daerah, tetapi juga menghidupi UMKM di wilayah kelurahan," ujar Agus Riyanto.
Menurut Agus, konsep tersebut diharapkan menjadi langkah berkelanjutan dalam mengembangkan ekonomi lokal berbasis masyarakat. Ia mengibaratkan program tersebut sebagai tanaman yang harus terus dirawat agar memberikan manfaat jangka panjang bagi kampung wisata maupun pelaku usaha.
Sekretaris DPRD Kota Yogyakarta, Antonius Bambang Agung Adrijanto, menjelaskan pemindahan lokasi penerimaan tamu merupakan bagian dari kolaborasi lintas perangkat daerah untuk mengoptimalkan potensi kampung wisata yang tersebar di Kota Yogyakarta.
"Pada hari ini penerimaan tamu kunjungan kerja DPRD kabupaten/kota se-Indonesia kami alihkan ke Kelurahan Suryatmajan yang membawahi pengelola Kampung Wisata Suryatmajan. Harapannya kegiatan seperti ini dapat menggairahkan kampung-kampung wisata yang ada di Kota Yogyakarta sekaligus memberikan ruang bagi UMKM lokal untuk berkembang," katanya.
Ia menambahkan, kolaborasi antara Sekretariat DPRD dengan Dinas Pariwisata, Dinas Perindustrian Koperasi UKM, kemantren, dan kelurahan diharapkan menjadi awal penguatan kampung wisata yang selama ini dinilai masih memerlukan lebih banyak aktivitas pemberdayaan.
"Ini menjadi batu loncatan bagi kampung wisata maupun UMKM lokal untuk mulai berbenah. Melalui sinergi berbagai pihak, kegiatan seperti ini diharapkan memberi manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Kota Yogyakarta," ujarnya.
Konsep penerimaan tamu di kampung wisata juga mendapat apresiasi dari rombongan DPRD yang berkunjung. Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Majalengka, H. Nasir, mengaku mendapatkan pengalaman berbeda dibanding kunjungan kerja yang biasa dilakukan di kantor DPRD.
"Biasanya kami diterima di kantor DPRD, tetapi hari ini diterima di kelurahan. Awalnya kami cukup kaget, namun setelah berada di sini ternyata ada konsep yang luar biasa karena kami bisa melihat langsung stan-stan UMKM Kota Jogja. Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas inovasi ini," katanya.
Selain menjadi lokasi penyambutan tamu, kegiatan tersebut juga menjadi ajang promosi berbagai produk unggulan masyarakat. Salah satu pelaku UMKM memperkenalkan produk olahan eco enzyme yang dikembangkan dari fermentasi kulit buah menjadi sabun mandi, sabun cuci pakaian, dan sabun cuci piring yang ramah lingkungan. Menurutnya, keikutsertaan dalam kegiatan tersebut membuka kesempatan memperkenalkan produk kepada tamu dari berbagai daerah sekaligus memperluas pasar.
Ketua Kampung Wisata Suryatmajan, Widadi, menyampaikan kunjungan tersebut menjadi kebanggaan bagi masyarakat setempat karena kawasan wisata yang berada tidak jauh dari kawasan Malioboro mendapat kesempatan menjadi tuan rumah bagi tamu DPRD dari seluruh Indonesia.
"Alhamdulillah, dengan adanya tamu yang datang hari ini, UMKM di wilayah Kelurahan Suryatmajan bisa lebih dikenal dan ekonomi warga semakin bergerak. Kami juga berkolaborasi dengan kampung wisata lain agar UMKM dari berbagai wilayah dapat berkembang bersama," ujarnya.
Melalui pelibatan kampung wisata sebagai lokasi penerimaan tamu resmi, Pemerintah Kota Yogyakarta dan DPRD Kota Yogyakarta berharap aktivitas pemerintahan dapat memberikan dampak langsung bagi masyarakat. Kehadiran tamu dari berbagai daerah tidak hanya memperkuat hubungan antarlembaga, tetapi juga membuka ruang promosi bagi kampung wisata dan produk-produk UMKM lokal yang menjadi bagian dari penguatan ekonomi kerakyatan di Kota Yogyakarta.